Rambu-Rambu dalam Memulai Bisnis

Rambu-Rambu dalam Memulai Bisnis

SHARE:

Punya Usaha Kecil Menengah ? Mau Untung Besar? Coba Cara Ini
Tips Mudah Memenangkan Persaingan Bisnis
Cara Membangun Bisnis dari Awal Hingga Menjadi Sukses

Memiliki usaha pribadi adalah keinginan semua orang. Banyak hal harus diketahui dan dipersiapkan pengusaha sebelum melangkah memulai usaha. Tujuannya tidak lain adalah untuk meminimalisir risiko kerugian pada usaha yang akan dijalankan. The My Own Business, Inc, sebuah organisasi non profit di bidang pendidikan kewirausahaan, pada website-nya memberikan 10 hal yang seharusnya dilakukan dan tidak dilakukan oleh seorang calon pebisnis dalam memulai bisnis. Berikut uraiannya:

Hal terpenting yang dilakukan ketika memulai sebuah usaha:

1. Hidup sederhana dan simpan sebagian uang untuk usaha

2. Pelajari usaha yang diinginkan dengan cara bekerja untuk orang lain dalam usaha sejenis.

3. Pertimbangkan keuntungan dari memulai usaha sambilan lainnya.

4. Pertimbangkan keuntungan-keuntungan mengoperasikan usaha keluarga.

5. Mengukur secara objektif keahlian calon pengusaha dan latihan persaingan lawan potensial.

Baca Juga : 6 Kebiasaan agar Tabungan Berlipat Ganda

6.Memikirkan kontak tambahan untuk membuat biaya supplier yang rendah  jika usa yang akan dijalankan adalah memproduksi sebuah produk.

7. Adakan tes pasar terhadap produk atau jasa sebelum dimulai atau diperluas.

8. Membuat daftar “untuk” dan “dari” yang menjelaskan secara spesifik usaha yang dipertimbangkan.

9. Bertemu dengan banyak orang dalam usaha yang dikehendaki untuk mendapatkan masukan dan nasehat

10. Membuat analisis komparatif dari semua peluang yang dipertimbangkan.

Blog Modal UKM - Platform Fintech pinjaman modal usaha dengan BPR, BMT, Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri Blog Modal UKM - Platform Fintech pinjaman modal usaha dengan BPR, BMT, Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri

Hal terpenting yang dilarang dilakukan ketika memulai usaha:

1. Berpikir meninggalkan pekerjaan sebelum menyelesaikan rencana-rencana usaha.

2. Berpikir memulai sebuah usaha dalam lingkungan yang tidak disukai

3. Tanggungan semua aset-aset keluarga. Batasi kewajiban untuk mengantisipasi jumlah tertentu.

4. Bersaing dengan karyawan dalam usaha sambilan yang dijalankan

5. Tergesa-gesa dalam memulai usaha. Di sini tidak ada pinalti untuk ketinggalan oleh usaha.

6. Memilih usaha yang sangat berisiko tinggi. Berjalan dengan hambatan di dua kaki

7. Memilih usaha di mana harus memiliki harga terendah untuk sukses.

Baca Juga : Tips Memilih Mitra Bisnis Yang Tepat Untuk Kemajuan Usaha

8. Mengabaikan aspek-aspek negatif pada usaha yang dikehendaki.

9. Memberi ijin pada kepercayaan diri untuk memikul beban lebih berat dari kehati-hatian

10. Sangat menyanjung konsep dan teori sehingga mencegah kenyataan untuk menguji kebenarannya untuk pertama kali.

Itulah ada beberapa hal yang dapat dilakukan dan tidak. Sekarang sudah mengertikan? Semoga bermanfaat untuk kita semua, terutama para pebisnis pemula. Salam sukses!

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0